Langsung ke konten utama

PEDULI HUTA HATUBUAN

RUMAH KITA | Biasanya jika pileg dimulai warga kebanyakan mengharapkan mendapatkan uang(ingot ingot) yang akhirnya calon kandidat yang terpilih tidak amanah,tidak benar2 menjalankan visi misinya sewaktu kampanye.
[maaf tu naburju]

Saat ini kita harus berani mengubah kebiasaan tersebut mari kita memulai dari diri sendiri,bergandengan tangan bersama Pengurus dan Simpatisan KOMUNITAS RUMAH KITA HUTABAYURAJA, Sekaligus memohon dukungan gagasan/ide ini,mendukung aksi mengumpulkan suara  untuk disumbangkan kepada calon DPRD SIMALUNGUN yakni :

Benfri Sinaga

1.Yang siap membawa jargon _MARSIPATURE HUTA NABE_
2.Siap tanda tangan kontrak politik dengan warga hutabayu.

Golang Harianja 

Bahkan kita warga khususnya kecamatan HUTABAYURAJA yang seakan dianak tirikan beberapa tahun Ini dan harus tegas menyatakan dukungan kepada caleg hutabayu ini,selain pasangan calon calon  ini peduli rakyat kecil program  sangat cocok untuk melanjutkan cita2 warga selama ini mengantarkan aspirasi maupun membangun kecamatan ini secara merata.

Untuk menjalankan gagasan ini kami barisan  KOMUNITAS RUMAH KITA HUTABAYURAJA sangat perlu meminta pendapat maupun ide warga yang tergabung dalam pergerakan Peduli ETA MARTABE demi Pembangunan yang lebih Merata kedepannny.

Mohon Doa Restu


SalamPeduli
Huta Hatubuan
Molo so hita ise be
Eta Martabe

[** Team Rumah Kita]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

cerhumor

1. Cerita Lucu Kentut Di Dalam Angkot Seorang sopir angkot dengan susah payah menunggu mengumpulkan penumpang di terminal sampai penuh. Ketika hendak berangkat, tiba-tiba perutnya terasa mulas dan ingin buang air besar. Namun ia kuatir jika tidak segera berangkat, para penumpang itu akan keluar dan mencari kendaraan lain. Untuk itu, dia menahan diri dan tetap berangkat. Di dalam perjalanan, ketika ia hendak kentut, sopir itu menutupinya kentutnya sambil membunyikan klakson. Setelah beberapa kali membunyikan klakson selama di perjalanan, Nenek: “Pak, jangan menekan klakson lagi, karena setiap kali klakson kamu tekan, di dalam angkot ini tercium bau kentut.” Sopir: “Akhirnya ketahuan juga dengan baunya wkwkwkwk.” 2. Cerita Lucu Dari Kentut Yang Pertama Ada sepasang suami istri baru menikah, si suami ingin memberikan surprise pada istrinya. Sepasang suami istri baru menikah, si suami ingin memberikan ‘surprise’ pada istrinya. Suami: “Sayang,...

RUMAH KITA MENGAJAK MARSIPATURE HUTA NA BE

RUMAH KITA |   Apabila kita renungkan arti dari kalimat "Marsipature hutana be", ternyata maknanya sangat indah dan dalam. Slogan ini dapat berarti kerinduan kita kepada kampung halaman kita dan kerinduan kita yg mendalam melihat kampung halaman kita mengalami kemajuan. Slogan ini bisa juga bermakna satu program yang serius baik secara pribadi dan bersama-sama untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan kampung kita. Apa yang dapat kita lakukan? inilah yang perlu kita bahas bersama-sama. Namun sebelum itu sebagai gambaran umum tentang apa yang dapat kita lakukan, RUMAH KITA mengajak semua perantau maupun yang berdomisili dikecamatan Hutabayuraja keseluruhan untuk banyak hal seperti : 🏠Rasa peduli 🏠menanam investasi di kampung kita, mungkin kecil tapi kalau banyak bisa jadi sangat besar. 🏠Kita juga bisa memberikan masukan/saran kepada pemerintah dan stakeholder yang terlibat dalam membuat kebijakan dan terlibat dalam proses pembangunan. ...

KAMI TETAP PILIH JOKOWI

 RUMAH KITA |   Cinta yang tak tergoyahkan Karena Engkaulah panutan kami. Dan dari engkaulah kami bisa belajar banyak. Kau ajarkan anak-anakmu mandiri dan tak harus jadi politisi, dan jabatanmu tak dijadikan relasi, apalagi jadi lahan korupsi. SPENCER DAMANIK BENDAHARA DPC JPKP HUTABAYURAJA Engkau pun tak pernah menyerang atau mendeskredikitkan lawan-lawan politikmu, padahal nyata itu hanya serangan kedengkian yang tak beradab. Engkau justru balas dengan prestasi. Dibalik kesederhanaanmu selalu mengirim pesan optimisme. Fitnah, hinaan, cacian, cemoohan, kau anggap sebagai motivasi agar engkau lebih dekat dengan rakyatmu. Tak peduli kau dikatakan itu sebagai pencitraan, karena nyatanya kau memiliki citra yang baik. Sebaliknya yang mengatakan itu tak jelas kualitasnya, karena tak sempat berbuat sesuatu untuk bangsa dan negaranya, karena terlalu sibuk memikirkan sosok dirimu yang luar biasa. "Itulah sosok politisi kardus yang melekat pada diri mereka yang kentir,...