Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label artikel

BAHASA BATAK TERANCAM PUNAH

Judul artikel ini bisa dianggap tidak mungkin atau malah sependapat dengan saya. Karena usia yang masih muda, saya melihat dari dua sisi, orang tua dan generasi muda. Agar bahasa Batak tetap lestari tentunya harus selalu digunakan, minimal diajarkan ke generasi berikutnya, bila proses itu sudah tidak berjalan,maka bahasa batak terancam punah, sirna. Kita lihat di kota kota besar, Jakarta, Bandung, bahkan di Medan dan Pematang Siantar, anak anak muda sekarang sudah banyak yang tidak mampu menuturkan bahasa Batak ini dengan baik. Sebagian ada yang masih mampu, tetapi sangat tidak beraturan, sebahagian lagi ada yang mengerti, tapi tidak mampu menuturkannya. Bahkan sebagian orang tua ada yang mengatakan, ai ndang diboto dakdanak on be marhata Batak, nunga tubu dison (dikota) nasida :-( Melihat kondisi diatas, ada yang salah dalam diri kita. Menurut si anak mereka tidak salah, mereka menyalahkan generasi diatasnya, orang tua. Orang tua menganggap si anak ...