RUMAH KITA | Secara umum, rakyat Kebanyakan tidak percaya kepada caleg.Persepsi publik kepada caleg: dia mau jadi anggota legislatif hanya untuk berkuasa.Menaikkan status sosialnya dan memperkaya diri. Bila dia berjanji pada saat kampanye, itu hanyalah siasat, yang kelak akan di ingkarinya. Persepsi publik demikian, bukan tanpa alasan.Persepsi itu muncul berdasarkan pengalaman. Tidak Sedikit caleg setelah terpilih konsisten dengan janjinya.Kebanyakan ingkar! Maka sesungguhnya, rakyat itu sudah jenuh di tipu.Kadang sudah muak! Hatinya menjerit dan mengumpat! Bila tiba musim kampanye, bayangan publik adalah gombal lagi.Bila ada niat baik atau misi yang mulia dari para caleg, sudah acuh, kurang direspon. sama saja! Tidak ada alasan yang kuat bagi rakyat untuk memilih caleg tertentu. Paling hanya karena masih ada hubungan kekerabatan, atau sahabat dari caleg tersebut. Karena tidak punya alasan, maka rakyat tidak mau rugi. Minimal waktunya yang dua puluh detik di bilik suara itu...